Personal Info

Create an account (optional)
Billing Details

In order to make an offline donation we ask that you please follow these instructions:

  1. Make a check payable to "newpeduligereja"
  2. On the memo line of the check, please indicate that the donation is for "newpeduligereja"
  3. Please mail your check to:

newpeduligereja
111 Not A Real St.
Anytown, CA 12345

All contributions will be gratefully acknowledged and are tax deductible.

0
Raised:
$
Goal:
$350 million

Gereja St. Maria Pertolongan Orang Kristen, Siantar Sibongkare, Humbahas

Progress Pencarian Dana:
105.01%

Rp 367.543.522,- terkumpul dari target Rp 350.000.000,-

Gereja Siantar Sibongkare tampak dari luar

Sejarah bertumbuhnya iman Katolik di Desa Siantar Sibongkare tidak lepas dari jasa seorang misionaris Belanda, Pastor Oscar Nuijten, OFMCap, yang mengunjungi Desa Sibongkare Julu pada tahun 1942 untuk menaburkan benih iman Katolik. Desa Siantar Sibongkare yang masuk dalam wilayah pastoral St. Yohanes Pembaptis, Pakkat, Keuskupan Agung Medan tempat dimana Pastor Oscar tinggal dan berkarya. Pada tahun 1947 dibangunlah gereja Siantar Sibongkare dalam keadaan darurat, namun gereja tersebut roboh pada tahun 1950. Satu hal unik yang terjadi pada saat itu, lampu petromak yang ada di dalam gereja tidak hancur padahal seluruh bangunan gereja runtuh sampai rata di tanah. Hal sederhana yang sepertinya biasa itu diimani oleh umat sebagai tanda kehadiran Allah yang tetep menerangi kehidupan umat. Ada iman dan harapan disitu.

Bagian dalam Gereja saat ini

Pada tahun 1953, dilakukan baptisan massal di Desa Siantar Sibongkare dan Sibongkare Julu sehingga seluruh penduduk desa menerima iman Katolik. Pada saat itulah, Pastor Oscar secara resmi mendirikan Stasi Siantar Sibongkare sebagai bagian dari Paroki Pakkat. Saat ini umat Katolik di Desa Siantar Sibongkare sebanyak 55 KK / 255 jiwa. Gereja yang dibangun pada tahun 1976 hingga saat ini belum pernah diperbaiki dan kondisinya sangat memprihatinkan. Dinding yang terbuat dari papan sudah bolong dan atap gereja pun sudah banyak yang patah dan hampir roboh sehingga bocor dimana-mana.

Panti imam dengan situasi yang memprihatinkan

Jika anda ingin berkunjung ke Gereja ini, dari Bandara Silangit, Siborong-borong menempuh perjalanan darat kurang lebih 2,5 jam, lalu tiba di Desa Pakkat / pusat paroki. Dari pusat paroki menuju Desa Siantar Sibongkare menghabiskan waktu 45 menit dengan kondisi jalan yang hancur. Demikian kondisi saudara/i kita di Desa Siantar Sibongkare, apakah Anda tergerak untuk membantu mereka?

Proposal, lihat disini.

Laporan Dana Bantuan, lihat disini.

Bukti Transfer

  • Tahap I, 5 September 2018, lihat disini.
  • Tahap II, 12 November 2018, lihat disini.

Laporan Pertanggungjawaban